Qalama Institute Akan Selenggarakan Sekolah Harmoni Indonesia

Mataram, Qalama.com | Setelah sempat tertunda karena peristiwa gempa, Qalama Institute bekerjasama dengan Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK-Indonesia) dan Friedrich Ebert Stiftung (Fes) Indonesia jadinya akan menyelenggarakan Sekolah Harmoni Indonesia (SHI) pada 28 September sampai 30 September 2018 mendatang.

Kegiatan yang akan diikuti oleh 35 mahasiswa dari berbagai etnis dan agama ini akan berlangsung di Mataram dan menghadirkan beberapa pembicara nasional salah satunya Yudi Latif, P.hD.

Direktur Qalama institute, Ahmad Jumaili mengatakan, SHI adalah wadah pendidikan dan workshop tata kelola keberagaman dengan segala masalahnya.

Dikatakannya, keragaman budaya, agama, etnis dan bahasa menjadi keniscayaan di Indonesia. Namun acapkali keragaman ini menjadi masalah sosial, mulai dari prasangka hingga konflik kekerasan antar-kelompok. Padahal menurutnya, keragaman harus diterima dan disyukuri.

“Keragaman ini yang membuat hidup kita indah. Ada begitu banyak etnis, bahasa, agama, keyakinan dan kepercayaan di Indonesia, jumlahnya bukan lagi puluhan tetapi ratusan” Kata Jumaili.

Ia menambahkan, karena itu masyarakat perlu dan bahkan harus memiliki kemampuan untuk mengelola perbedaan dan keragaman agar tidak menjadi masalah serius dibelakang hari.

“Sekolah Harmoni ini salah satu yang kita upayakan demi meminimalisasi potensi masalah serius itu” ujarnya.

Sekolah Harmoni Indonesia mengundang para peserta dari beragam kelompok, keyakinan dan agama. Mereka akan diberikan materi yang memiliki perspektif “menerima yang lain” (accept the others) baik melalui kisah-kisah para pendiri bangsa dan budaya nusantara yang serta kajian-kajian aktual dari berbagai sumber.

“Kita berharap, kegiatan ini akan melahirkan pribadi-pribadi yang bisa memberikan inspirasi kebaikan dan kedamaian bagi lingkungan komunitasnya” Pungkasnya.

By Qalama Institute Berita 0 Comments

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *